Rabu, 08 Mei 2013

Pendidikan Inklusif


Anak berkebutuhan khusus

Pengertian Anak Berkebutuhan Khusus adalah anak yang memiliki perbedaan-perbedaan baik perbedaan interindividual maupun intraindividual yang signifikan, dan mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan lingkungan sehingga untuk mengembangkan potensinya dibutuhkan pendidikan dan pengajaran khusus.
Beberapa Terminologi:
Impairment: kondisi dimana individu mengalami kehilangan atau abnormalitas psikologis, fisiologis atau fungsi struktur anatomis secara umum pada tingkat organ tubuh.
Disability: keadaan dimana individu mengalami kekurang mampuan yang dimungkinkan karena adanya keadaan impairment.
Handicapped: Keadaan dimana individu mengalami ketidakmampuan dalam bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan.
Cacat dan Berkelainan
Cacat (handicapped): memiliki kondisi kekurangan, keterbatasan, ketidak-mampuan, dll. 
Berkelainan (exceptional): memiliki arti generik: cacat dan atau istimewa.

SPECIAL CHILD = EXCEPTIONAL CHILD : 
  • lebih menitik beratkan pada kondisi (fisik, mental, emosisosial) anak. 
  • pemahaman yg didasarkan pada pengelompokan anak menurut identitas/label kecacatan tertentu (medical model).

 SPECIAL NEEDS CHILD:
  • lebih pada kebutuhan anak untuk mencapai prestasi sesuai dengan potensinya.
  • pemahaman secara holistik dan melihat anak sebagai individu yang unik (social model). 
Perbedaan interindividual dan intraindividual dalam memahami ABK 
Perbedaan interindividual  adalah membandingkan keadaan individu dengan orang lain dalam berbagai hal (kapasitas kemampuan intelektual, sensory, motorik, kemampuan komunikasi, perilaku sosial, dan keadaan fisik).
Perbedaan intraindividual adalah suatu perbandingan antar potensi yang ada dalam diri individu itu sendiri, perbedaan ini dapat muncul dari berbagai aspek meliputi intelektual, fisik, psikologis, dan sosial .

Temporary special needs:
mengalami hambatan dan berkebutuhan khusus karena faktor lingkungan spt: kesulitan menyesuaikan diri akibat kekerasan dlm rumahtangga, kesulitan konsentrasi karena sering diperlakukan kasar oleh ortu, kesulitan membaca-berhitung karena kekeliruan guru, atau anak trauma akibat bencana alam. Permanently special needs:
adalah anak-anak yang mengalami hambatan dan kebutuhan khusus akibat dari kecacatan tertentu, spt: akibat kehilangan fungsi penglihatan, kehilangan fungsi pendengaran, perkembangan kecerdasan/kognisi yang rendah, gangguan fungsi gerak/motorik, dsb. sumber http://www.cacapan.blogspot.com/

Tidak ada komentar: